Bawaslu Terima Pengaduan 3 Parpol

Arga sumantri | 02 November 2017 12:23
Sidang penanganan pelanggaran administratif pemilu. Foto: MTVN-Arga/Sumantri.
Sidang penanganan pelanggaran administratif pemilu. Foto: MTVN-Arga/Sumantri.
Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menerima laporan tiga partai politik (parpol) yang mengadukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Laporan dibuat oleh parpol yang tidak lolosnya sebagai peserta pemilu 2019.

Para pelapor adalah Partai Rakyat, Partai Swara Rakyat Indonesia (SRI), dan Partai Indonesia Kerja. Bawaslu menilai, laporan ketiganya memenuhi syarat secara formil dan materil.

"Menyatakan laporan dilanjutkan dengan sidang pemeriksaan," kata Ketua Bawaslu Abhan dalam sidang penanganan pelayanan administrasi pemilu di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis 2 November 2017.

Dalam pertimbangannya, Abhan menilai laporan telah disampaikan secara tertulis dengan memuat identitas pelapor dan terlapor, waktu dan tempat kejadian perkara hingga uraian kejadian. Poin itu dinilai memenuhi syarat aturan Pasal 454 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Tiga parpol itu melaporkan KPU terkait dugaan pelanggaran administrasi dalam proses pendaftaran pemilu 2019. Mereka menyebut sistem informasi partai politik (sipol) yang dimiliki KPU bermasalah. Hal itu mengakibatkan persyaratan pengisian sipol tidak bisa dipenuhi.

Abhan meminta semua pihak bisa kooperatif dalam proses sidang penanganan pelanggaran administratif selanjutnya. Sidang bakal kembali dilanjutkan dengan agenda mendengarkan pokok laporan dari semua pihak, besok.

"Agenda besok jam 09.00 WIB dengan mendengarkan pokok-pokok laporan dari pelapor dan terlapor," ujar Abhan.

Sebelumnya, Bawaslu telah memutuskan menerima laporan tujuh parpol. Mereka adalah PKPI Hendropriyono, Partai Idaman, PBB, Partai Bhinneka Indonesia, PKPI Haris Sudarno, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, dan Partai Republik. Sidang pemeriksaan itu dilakukan siang ini. (OGI )