Kepolisian Korsel Ikut Memeriksa Penculik Bocah

dody soebagio | 02 November 2017 11:48
Ilustrasi--Antara/M Agung Rajasa
Ilustrasi--Antara/M Agung Rajasa
Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian Korea Selatan (Korsel) dan Kedutaan Korsel juga memeriksa dua penculik bocah asal Korsel. Sejauh ini motif kasus ini masih murni penculikan dengan meminta tebusan.

Kasubdit Jatanras, AKBP Hendy Kurniawan, mengatakan, kedua pelaku akan diusir dari Indonesia. Di lain sisi, keluarga korban dikabarkan akan mendatangi Polda Metro Jaya, siang nanti.

Dua penculik, Jongwong dan See Song Wong, kini diperiksa intensif di Polda Metro Jaya. Sementara korban penculikan, Ko Hoin, 10, kini diamankan di salah satu hotel kawasan Jakarta Selatan.  

Baca: Dua Penculik Bocah Korsel Ditangkap

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F. Kurniawan mengatakan, pelaku sempat meminta uang tebusan kepada keluarga Ko Hoin. Permintaan itu dipenuhi.

"Total yang ditransfer orang tua korban atas permintaan Baek Song Won ini Rp1,8 miliar," kata Hendy saat dikonfirmasi, Kamis, 2 November 2017.

Hendy menyampaikan, uang pertama yang ditransfer orang tua korban kepada para pelaku sebesar 50 juta won. Uang itu dikirim melalui salah satu bank di Korsel pada 25 Oktober 2017.

Baca: Polisi Menemukan Anak WN Korea

Para pelaku kembali meminta uang kepada sebesar 100 juta won. Apabila dikonversikan ke rupiah, total uang tebusan dari aksi penculikan itu mencapai Rp1,8 miliar.

"Tanggal 31 (Oktober 2017) Baek Jongwoon menyusul dari Korea ke Jakarta bertemu dengan Sea Songwon di Jakarta. Tanggal 31 orang tua korban juga mentransfer uang sebesar 100 juta won," jelas Hendy.

Kedua pelaku pun ditangkap. BJW dicokok di Fraser Residence Sudirman, Jalan Setiabudi Raya Nomor 9, Jakarta Selatan. Di lokasi, polisi menemukan Ko Hoin dan satu anak laki-laki yang turut menjadi korban penculikan.

Sementara itu, SSW diringkus saat berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Diduga, WN Korsel itu hendak pulang ke negara asalnya.

Kasus penculikan anak di bawah umur ini berawal dari laporan utusan Kedutaan Besar Korsel ke Polda Metro Jaya. Ko Hoin diduga diculik para pelaku dari negara asal dan diterbangkan ke Jakarta. (YDH )