BI Prediksi Inflasi DKI Jakarta November 2017 Tetap Terkendali

Eko Nordiansyah | 02 November 2017 10:29
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)
Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi DKI Jakarta memperkirakan inflasi di Ibu kota pada November ini akan tetap terkendali. Hal ini melanjutkan tren stabilnya inflasi di DKI Jakarta sejalan dengan pencapaian inflasi secara nasional yang tetap rendah dan terkendali.

"Memerhatikan pola pergerakan harga-harga di pasar, tekanan inflasi pada November, inflasi hingga akhir 2017 diprakirakan akan tetap terkendali," kata Kepala KPw BI DKI Jakarta, Doni P. Joewono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis 2 November 2017.

Dirinya menambahkan, tidak adanya hari libur dan event tertentu pada November akan membawa inflasi bergerak relatif stabil. Adapun potensi tekanan inflasi hanya terdapat pada akhir 2017, yang bertepatan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

"Walau demikian, risiko kenaikan harga pangan perlu terus diwaspadai, kendati harga pangan di DKI Jakarta saat ini masih terpantau rendah. Dampak penerapan HET untuk beras juga perlu terus dievaluasi, terutama terkait dengan kecukupan pasokan," jelas dia.




Penguatan koordinasi Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi DKI serta BUMD di bidang pangan melalui TPID akan selalu digalakkan untuk mencapai inflasi yang rendah dan stabil pada 2017 dan selanjutnya. Penguatan peran dan sinergitas tiga BUMD bidang pangan perlu terus didorong oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Melalui berbagai program yang tidak hanya semata-mata mengendalikan harga pangan di DKI Jakarta, namun juga dapat meningkatkan perekonomian bagi daerah pemasoknya. Harga pangan DKI Jakarta yang terkendali akan menjadi barometer pergerakan harga pangan nasional," lanjut Doni.

Selain itu, penguatan peran BUMD Pangan DKI Jakarta dalam pengendalian harga telah menginspirasi daerah lain untuk melakukan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Jakarta. Tercapainya kestabilan inflasi akan mendorong pembangunan ekonomi Jakarta secara keseluruhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (AHL )