Pengusaha Hiburan Jakarta Janji Berbenah

| 02 November 2017 10:01
Suasana lantai tujuh hotel Alexis, Jakarta. (Foto: ANTARA/Galih Pradipta)
Suasana lantai tujuh hotel Alexis, Jakarta. (Foto: ANTARA/Galih Pradipta)
Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (APHJ) berjanji akan berbenah pascaizin usaha hiburan Alexis tak diperpanjang oleh pemerintah DKI. Meskipun penutupan pusat hiburan dewasa itu dinilai arogan, APHJ berjanji akan mematuhi aturan yang dibuat oleh pemerintah.

"Untuk kasus Alexis ini Saya sudah imbau ke anggota agar mematuhi kebijakan gubernur baru dan akan mengubah konsep. Kami akan membenahi diri dari hal-hal yang melanggar peraturan daerah," ungkap Ketua APHJ Erick Halauwet, dalam Metro Pagi Primetime, Kamis 2 November 2017.

Pasca penutupan Alexis, Erick pun meminta Pemda DKI agar memberikan arahan kepada industri hiburan malam serupa yang ada di Jakarta untuk memahami kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah. Erick mengklaim selama ini pihaknya selalu mendukung kebijakan Pemda DKI dan taat pada peraturan.

"Kami mohon agar ada pembinaan, dibina, jangan dibinasakan. Selama ini kan kami aman-aman saja enggak ada teguran dari Pemda karena kami berjalan sesuai ketentuan," katanya.

Tudingan bahwa industri hiburan malam tetap subur di ibu kota lantaran 'dukungan' dari oknum aparat pun dibantah oleh Erick. Menurut Dia sejak pemerintahan periode lalu pihaknya maupun pengelola tempat hiburan malam tak pernah memberikan 'sisipan' kepada aparat untuk mengamankan operasional tempat.

Erick memahami bahwa penutupan Alexis merupakan salah satu janji politik Gubernur DKI Jakarta yang baru. Namun Ia meminta pemerintah jangan lupa untuk memberikan arahan dan pembinaan kepada industri hiburan malam serupa lainnya agar tak melanggar aturan.

"Kami mohon Bapak Gubernur agar memberikan arahan pada Kami dengan sebenarnya agar Kami mengetahui kebijakan Pemda. Kami janji akan bekerja sama mendukung kebijakan Gubernur dan berbenah diri memperbaiki manajemen kami," jelasnya.

(MEL )