Buruh DKI Dapat Subsidi TransJakarta dan Pangan

LB Ciputri Hutabarat | 02 November 2017 09:38
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menemui buruh yang berdemo di depan Balai Kota. Foto: MTVN/Nur Azizah.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menemui buruh yang berdemo di depan Balai Kota. Foto: MTVN/Nur Azizah.
Metrotvnews.com, Jakarta: Buruh DKI Jakarta akan mendapatkan dua subsidi, yakni, naik bus TransJakarta gratis dan subsidi pangan. Hal ini adalah bagian dari keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2018 sebesar Rp3.648.035. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sudah menginstruksikan badan usaha milik daerah (BUMD) terkait untuk menjalankan kebijakan ini. Dia memastikan subsidi bisa diberlakukan pada 2018.

"Mereka confirm Transjakarta dan Pasar Jaya untuk 1 Januari live," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, 2 November 2017.

Sandi berharap, para perusahaan-perusahaan bisa berinisiatif mendaftarkan buruhnya agar mendapatkan subisidi transportasi dan pangan. Nantinya, ada ketentuan kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI dan perusahaan.

"Jadi BUMD akan ikut pola perusahan-perusahaan yang memberikan gaji jemput bola dan disiapkan semuanya termasuk ID-nya termasuk sistemnya ke depan," jelas Sandi.

Baca: UMP DKI 2018 Ditetapkan Rp3,64 Juta

Dengan kebijakan ini, buruh bisa berbelanja di Jakgrosir dengan harga 10 sampai 15 persen lebih murah ketimbang harga pasaran. Sebelumnya, Jakgrosir hanya diperuntukkan bagi pedagang, PNS DKI, dan pemegang kartu KJP.

"PD Pasar Jaya punya Jakgrosir bagus sekali programnya tapi belum optimal. Diharapkan mampu meringankan beban masyarakat," pungkas dia.

(OGI )