PKS Tak Ajukan Revisi UU Ormas

Astri Novaria | 01 November 2017 17:44
Hidayat Nur Wahid. Foto: MI/M. Irfan
Hidayat Nur Wahid. Foto: MI/M. Irfan
Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Dewan Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menyatakan partainya tidak akan mengajukan inisiatif usulan revisi atas UU Ormas. PKS berkukuh menolak beleid itu.

"Kami tidak menginisiasi dan kami tidak mengusulkan inisiasi. Sikap kami sudah selesai yaitu kami menolak perppu yang kemudian menjadi RUU atau menjadi UU Ormas," kata Hidayat di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu 1 November 2017.

Hidayat menegaskan sikap PKS terhadap Perppu Ormas sudah selesai dengan disahkannya perppu ini menjadi undang-undang pada Sidang Paripurna DPR. Lebih lanjut, kata dia, adalah hak Partai Demokrat dan partai-partai lain untuk mengusulkan rancangan revisi. Setiap undang-undang dapat direvisi dan usulan revisi bisa berasal dari DPR atau pemerintah.

Kendati tidak akan mengajukan revisi, Hidayat mempersilakan fraksi-fraksi lain untuk mengajukan usulan revisi. PKS akan melihat materi-materi yang diusulkan oleh fraksi lain untuk direvisi.

Secara pasif, lanjutnya, PKS juga akan ikut mengawasi jalannya revisi Perppu Ormas agar tak menyalahi prinsip. Jika revisi ini semakin menjauhkan bangsa dari prinsip-prinsip negara hukum, penghormatan hak asasi manusia, nilai-nilai Pancasila, dan UUD 1945, Hidayat memastikan PKS akan mengambil sikap tegas.

Baca: PAN: UU Ormas Rawan Disalahgunakan

"Kalau revisinya justru semakin merealisasikan kekhawatiran-kekhawatiran yang ada kemarin, tentu kami akan melakukan sikap tegas merevisi soal itu," ujarnya.

Hidayat juga menyinggung sikap pemerintah dalam revisi UU Ormas. Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri menyampaikan tak akan mengusulkan revisi. Menurut dia, hal ini menyalahi komitmen pemerintah yang sebelumnya sepakat merevisi.

"Silakan publik mencatat karena kemarin kan dipahami seolah-olah ada kesepakatan di antara pemerintah dengan partai pengusung (untuk) melakukan revisi. Tapi, hari ini kita mendengarkan pernyataan dari pihak Kemendagri bahwa mereka tak mengusulkan revisi," kata dia.

(UWA )