Taufik Kurniawan: Revisi UU Ormas tak Terbatas

Ilham wibowo | 01 November 2017 17:19
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (Kiri). Foto: MI/Susanto
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (Kiri). Foto: MI/Susanto
Metrotvnews.com, Jakarta: Pimpinan DPR RI akan menampung seluruh masukan revisi undang-undang hasil pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Kajian akan dilakukan sebelum dimasukkan ke dalam program legislasi nasional (prolegnas) prioritas.

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengatakan poin revisi UU Ormas tak bisa terpaku pada kesepakatan antara fraksi dengan pemerintah. Pembahasan revisi, kata dia, berlangsung sangat dinamis.

"Proses revisi tak bisa dibatasi pada hal-hal yang sudah ditentukan dalam kaitan dengan kesepakatan informal," ujar Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu 1 November 2017.

Taufik menjabarkan pembahasan RUU dalam prolegnas melibatkan seluruh fraksi. Suara dari fraksi yang mendukung maupun fraksi yang menolak akan kembali didengarkan sebagai bahan masukan.

"Walaupun memang tidak bisa dimungkiri ada juga revisi terbatas, tetapi itu melihat perkembangan yang ada di dalam pembahasan dinamika UU Ormas. Ini biasanya sangat dinamis, tidak mungkin juga fraksi yang tak setuju tidak dilibatkan," bebernya.

Taufik menyambut baik usulan draf revisi UU Ormas yang sudah bermunculan. Satu di antara fraksi partai yang telah memberikan poin revisi adalah Partai Demokrat.

Baca: Kalla Sebut Sikap PAN di UU Ormas Kurang Etis

Penyerahan draf dilakukan Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono bersama Sekretaris Fraksi Demokrat di DPR Didik Mukriyanto serta Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan kepada pimpinan DPR RI, Selasa 31 Oktober 2017.

"Kita berikan apresiasi dan tentunya kami sambut baik jika ada fraksi yang mengajukan itu (poin revisi), tapi secara kolektif pasti pembahasannya bersama-sama dengan fraksi lain," kata Taufik.

(UWA )