Pemerintah Ingatkan Masyarakat Jangan Terkecoh Kampanye Berbau SARA

| 01 November 2017 16:57
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (Foto: MI/Ramdani)
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (Foto: MI/Ramdani)
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan masyarakat terutama yang terlibat langsung dalam serangkaian proses pemilu agar menghindari kampanye maupun ujaran bernada kebencian dan SARA. Baik timses atau calon yang akan bertarung cukup fokus pada program yang akan ditawarkan kepada masyarakat pemilih.

"Pasang spanduk, iklan, yang intinya mengingatkan masyarakat jangan terkecoh pada fitnah, kampanye berbau SARA apalagi yang berujar kebencian. Fokus saja adu konsep, adu gagasan supaya masyarakat tahu apa program yang ditawarkan," ujar Tjahjo, dalam Metro Siang, Rabu 1 November 2017.

Tjahjo mengingatkan bahwa apapun bentuknya dan melalui media manapun menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian dan hal yang berbaru SARA merupakan pelanggaran terhadap undang-undang. Akan ada sanksi pidananya apalagi yang dilaporkan oleh pihak yang merasa jadi korban.

Masyarakat saat ini, kata Tjahjo, harus berhati-hati sebab informasi yang tersebar terutama di media sosial belum tentu benar dan jangan mudah membagikannya.

"Ini bisa merusak persatuan, kesatuan, merusak stabilitas di daerah. Saya kira kepolisian, Kemkominfo sudah mencermati, dan kami juga punya program yang masif ini jadi kami mohon mari hentikan kampanye yang berujar kebencian," katanya.

Tjahjo menambahkan proses demokrasi pemilu harus terjaga dengan baik. Pemerintah dan lembaga terkait harus betul-betul menjaga agar tidak pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 2018 mendatang sukses dan tak menyisakan persoalan yang mengganggu proses pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat.

(MEL )