HUT Marinir Dimeriahkan Atraksi 100 Alutsista

Golda Eksa | 01 November 2017 15:08
Sebanyak 264 prajurit Korps Marinir TNI AL dengan Marinir Amerika Seikat (USMC) terlibat dalam latihan perang bersama di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (7/9/2017). Foto: Antara/Seno
Sebanyak 264 prajurit Korps Marinir TNI AL dengan Marinir Amerika Seikat (USMC) terlibat dalam latihan perang bersama di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (7/9/2017). Foto: Antara/Seno
Metrotvnews.com, Jakarta: Hari jadi ke-72 Marinir TNI Angkatan Laut akan dirayakan dengan meriah pada 15 November nanti. Hari ulang tahun ini akan menjadi momentum untuk membangkitkan semangat juang dan profesionalisme prajurit.

Korps baret ungu yang merupakan salah satu kekuatan militer pun siap untuk menghadapi pelbagai ancaman yang semakin kompleks. Demikian ini disampaikan Komandan Brigade Infanteri 2/Marinir Kolonel Mar Oni Junianto di sela-sela acara Silaturahmi Korps Marinir dan Media, di Ruang Rekreasi Batalyon Infanteri 6/Marinir, Cilandak, Jakarta, Rabu 1 November 2017.

"Perayaan HUT kali ini berbeda dengan perayaan sebelumnya. Ada rangkaian kegiatan yang akan mewarnai perayaan Korps Baret Ungu," ujar Oni.

Ketua Bidang Upacara Militer dan Defile Peralatan Tempur HUT ke-72 Korps Marinir ini menjelaskan kegiatan tahunan terbuka untuk umum. Masyarakat pun dipersilakan masuk untuk menikmati rangkaian acara yang dihelat di Lapangan Upacara Brigif 2/Marinir, Cilandak.

Kegiatan yang mengusung tema 'Marinir Prajurit Pejuang dan Profesional' ini melibatkan 3.500 prajurit serta menurunkan 100 alat utama sistem senjata (alutsista) berbagai jenis. Ada pula aktraksi terjun payung dari satuan elit marinir, Intai Amfibi, dan Detasemen Jala Mengkara.

"Dengan tema itu kita ingin membangkitkan nilai perjuangan. Bukan hanya semangat juang, kita juga ingin membangun suasana yang semakin kompleks sebagai bentuk profesionalisme," katanya.

Malam hari setelah upacara dan parade pasukan serta peralatan tempur, masyarakat kembali disuguhkan alunan musik dari band rock Indonesia, Slank. Acara ini tak dipungut biaya. Tapi, masyarakat diminta tertib dan menjaga suasana tetap aman.

Sehari berselang, Korps Marinir juga menggelar Marinir Fair. Acara yang berlangsung pada 16-17 November itu menampilkan alutsista marinir dari masa ke masa, produk ekonomi kreatif masyarakat, bazar barang dan kuliner, outbound, terjun payung, parade kendaraan tempur amfibi, demo taktis serangan marinir, pencak silat, tarian tradisional, dan permainan militer.

"Marinir Fair juga dimeriahkan pentas band prajurit marinir, festival band SMA se-Jakarta, dan finalis 'Got Talent Marinir'. Acara dilanjutkan peluncuran buku Ensiklopedia Korps Marinir TNI AL."

HUT Korps Marinir, imbuh Oni, akan ditutup pada 19 November dengan beberapa kegiatan dan panggung Marine Day. Malam penutupan pun disemarakkan pesta kembang api dan penampilan T-Koes Band (tribute Koes Plus).

(UWA )