CIA Pernah Berencana Bunuh Soekarno

Sonya Michaella | 01 November 2017 10:58
CIA pernah berencana untuk membunuh Soekarno dan Fidel Castro. (Foto: Wiki Commons)
CIA pernah berencana untuk membunuh Soekarno dan Fidel Castro. (Foto: Wiki Commons)
Metrotvnews.com, Washington: Sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) pekan lalu yang berkaitan dengan pembunuhan mantan Presiden John F Kennedy juga sedikit menyangkut tentang Indonesia.

Central Intelligence Agency atau CIA disebutkan pernah berencana untuk membunuh Presiden ke-1 RI, Ir. Soekarno.

Diklasifikasikan sebagai "dokumen rahasia", rincian dokumen tersebut diselidiki dan ditemukan bahwa ada rencana CIA untuk membunuh sejumlah pemimpin dunia yang sejalan dengan Uni Soviet dan komunis.

Deputi Direktur CIA Richard Bissell, saat itu, mengatakan bahwa target pertama adalah Presiden ke-1 RI, Soekarno. Bahkan, seseorang sudah direkrut untuk menjalankan pembunuhan tersebut.

Dikutip dari Asian Correspondent, Rabu 1 November 2017, CIA juga dikatakan ingin membunuh pemimpin Kuba Fidel Castro, pemimpin Kongo Patrice Lumumba dan diktator Dominika Rafael Trujillo.

Kala itu, Bissel mengaku rencana pembunuhan itu 'tidak pernah sampai pada titik yang memungkinkan untuk melakukan eksekusi'.

Bissel juga menegaskan CIA tidak ada kaitannya dengan kematian Soekarno pada 1970 ketika preisden pertama Indonesia itu dalam tahanan rumah di Istana Bogor oleh rezim Orde Baru.

Sebuah laporan CIA dari tahun 1964 mencatat bahwa retorika dan taktik anti-Barat Soekarno "dikombinasikan dengan pemikiran tunggal komunis, pada akhirnya akan membawa Indonesia berada di bawah kendali komunis."

Dokumen ini ditemukan bersamaan dengan dirilisnya dokumen rahasia terkait pembunuhan presiden John F. Kennedy, meski ada beberapa yang ditahan untuk dikaji terlebih dahulu oleh otoritas keamanan nasional.
(FJR )