USD Menguat di Tengah Data Ekonomi Solid

Angga Bratadharma | 01 November 2017 07:31
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Metrotvnews.com, New York: Pergerakan dolar Amerika Serikat (USD) mengalami kenaikan terhadap sebagian besar mata uang utama pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena data ekonomi yang solid. Ada harapan agar penguatan USD ini tidak memberikan efek negatif terhadap mata uang lainnya.

Mengutip Xinhua, Rabu 1 November 2017, indeks kepercayaan konsumen mencapai 125,9 di Oktober, tertinggi dalam hampir 17 tahun, menurut Conference Board. Sementara itu, Federal Reserve AS memulai sebuah pertemuan dua hari kebijakan pada Selasa dan dijadwalkan untuk mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya pada Rabu.

"Fed diperkirakan akan mengumumkan tidak ada perubahan dalam kebijakan besok, namun bisa menggunakan pernyataan tersebut untuk memberi sinyal pada pergerakan Desember, mungkin dengan meningkatkan ekonomi," kata Chris Low, ekonom kepala di FTN Financial.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik ke USD1.1653 dari USD1.1633, dan pound Inggris meningkat menjadi USD1.3281 dari USD1,3197. Dolar Australia turun menjadi sebesar USD0,7660 dari sebesar USD0,7678.

USD membeli 113,68 yen Jepang, lebih tinggi dari 113,17 yen pada sesi sebelumnya. USD meningkat menjadi 0,9973 franc Swiss dari 0,9953 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,2899 dolar Kanada dari 1.2838 dolar Kanada. (ABD )