BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi 5,15%

Desi Angriani | 31 Oktober 2017 23:16
Gubernur BI Agus M. MI/PALCE AMALO.
Gubernur BI Agus M. MI/PALCE AMALO.
Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memproyeksikan pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,15 persen di akhir 2017. Prediksi tersebut masih sejalan dengan target pemerintah dalam  Anggaran Pendapatan dan Belanja Pemerintah Perubahan (APBNP) 2017.

"Tadi kalau Bu Menteri Keuangan, (pertumbuhan ekonomi) 5,17 persen kalau kami di BI di 5,15 persen, jadi masih sejalan dengan yang disampaikan oleh Pemerintah," katanya dalam jumpa pers Stabilitas Sistem Keuangan di Gedung Marie Muhammad Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta 31 Oktober 2017.

Optimisme tersebut, kata Agus, didukung oleh perbaikan pertumbuhan ekonomi dunia yang diprediksi sebesar 3,7 persen. Selain itu, harga komoditi dunia juga mengalami peningkatan pada 2017. Hal ini turut mengerek pertumbuhan ekspor Indonesia. 

"Pada Agustus ekspor andalan Indonesia naik 18 persen bahkan bulan Oktober kenaikannya 20 persen lebih, jadi harga komoditas meningkat," jelasnya.

Sementara itu volume perdagangan dunia juga ikut membaik ditandai dengan pertumbuhan sebesar 1,4 persen dan diprediksi meningkat menjadi naik 2,9 persen.

"Ekonomi Eropa ada perbaikan, ekonomi Tiongkok ada perbaikan. Jadi secara umum membaik," tutupnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani  Indrawati memprediksi ekonomi Rl hingga akhir 2017 tumbuh sebesar 5,17 persen. Angka tersebut serupa dengan proyeksi Bank Indonesia yang menyebut pertumbuhan ekonomi mencapai 5,17 persen pada kuartal III-2017.

"Jadi secara total pertumbuhan tahun ini akan di sekitar 5,17 persen seperti itu," kata Ani. 

Namun demikian prediksi tersebut lebih rendah dibandingkan asumsi pertumbuhan ekonomi dalam revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 yang sebesar 5,2 persen. (SAW )