Garuda Indonesia Tunda Pengiriman Pesawat hingga 2019

Annisa ayu artanti | 22 September 2017 15:44
Ilustrasi (MI/Amiruddin Abdullah)
Ilustrasi (MI/Amiruddin Abdullah)
Metrotvnews.com, Jakarta: PT Garuda Indonesia Tbk dan juga anak usahanya Citilink berencana menunda pengiriman pesawat baru hingga 2019 demi perbaikan kinerja keuangan. Hal seperti ini diharapkan bisa membuat Garuda Indonesia lebih fokus untuk memperbaiki kinerja keuangan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan, saat ini rencana tersebut masih dalam pembahasan. Rencananya Garuda Indonesia akan menunda pengiriman 10 unit pesawat dan Citilink 10 unit pesawat.

"Yang mau kita lakukan dan di dalam proses pembahasan adalah penundaan pengiriman pesawat. Kita sekarang sedang berusaha untuk bisa melakukan penundaan setelah 2019," kata Pahala, saat ditemui di acara GATF 2017 phase II, JCC, Jakarta, Jumat 22 September 2017.

Ia menjelaskan, penundaan ini dilakukan demi perbaikan kinerja keuangan maskapai. Sekarang ini Garuda ingin fokus dalam optimalisasi pesawat yang ada dan peningkatan utilisasi dari sembilan jam 38 menit saat ini menjadi 11 jam di 2019. Dengan cara tersebut, diyakini kinerja keuangan maskapai pelat merah itu akan lebih baik.

"Kita harapkan utilisasi ini akan meningkatkan kinerja Garuda Indonesia, dan kalau ini dilakukan dan memperpanjang jangka waktu sewa kita ke pesawat yang sudah digunakan. Ini juga membantu penurunan leasing rate kita. Tujuannya ya meningkatkan kinerja keuangan," jelas dia.

Pahala tidak merinci pesawat jenis apa yang ditunda pengirimannya. Ia mengungkapkan pengiriman akan kembali dilakukan usai 2019 atau setelah kinerja Garuda membaik. "Jika memang dimungkinkan untuk dilakukan pengiriman pesawat setelah 2019," pungkas dia. (ABD )