BNN Ingin Libatkan TNI Berantas Narkoba

Whisnu Mardiansyah | 14 September 2017 17:38
Kepala BNN Komjen Budi Waseso. Foto: MI/Galih Pradipta
Kepala BNN Komjen Budi Waseso. Foto: MI/Galih Pradipta
Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) berharap ada aturan yang bisa melempangkan jalan pelibatan TNI dalam upaya memberantas narkoba. Terutama dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNN Komjen Budi Waseso mengatakan, meski belum ada payung hukumnya, peran TNI dalam memberantas barang terlarang itu sejatinya sudah ada. Ia mencontohkan prajurit di daerah perbatasan dan para Babinsa. Mereka aktif memberi penyuluhan penyalahgunaan narkotika.

"Kalau berkaitan dengan narkoba, dia sudah melakukan fungsi pencegahan," kata Buwas di kantor BNN, Jalan M.T. Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Kamis 14 September 2017.

Sementara untuk masalah penindakan dan penegakan hukum, BNN tetap mempercayakan kepada kepolisian. Maka dari itu, beberapa petugas Badan Narkotika Kabupaten/Kota (BNK) dari unsur TNI harus mengikuti pendidikan dan pelatihan penyidik di BNN.

"Nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat penyidik. Dengan begitu legalitasnya jelas," kata Buwas.

Dengan cara ini, ketika ada unsur TNI yang di-BKO (dialihtugaskan) menjadi petugas BNK, maka dialah yang bertanggung jawab mengendalikan peredaran narkotika. "Porsinya sebagai penegak hukum."

Ke depan, setelah ada payung hukum yang jelas, Buwas berharap TNI bisa mandiri menegakkan dan menindak hukum penyebar narkotika. Ia berharap aturan yang mengatur hal ini segera terbit.

"Masyarakat yang nangkap pencuri saja boleh, apalagi aparat dan TNI. Jangan ragu. Nanti, kalau ada payung hukum yang jelas, TNI bisa melakukan itu secara mandiri. Mudah-mudahan segera muncul Perpres atau Inpres atau UU," kata dia.

(UWA )