Polisi Ungkap Terbongkarnya Kasus Pembunuhan Pasutri Asal Tanah Abang

Deny Irwanto | 14 September 2017 16:26
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Metrotvnews.com, Jakarta:Polisi tidak butuh waktu lama untuk menangkap perampok dan pembunuh suami istri asal Tanah Abang, Jakarta Pusat, Husni Zarkasih dan Zakiyah Masrur. Hanya butuh dua hari buat menangkap tiga perampok sadis, AZ, EK, dan SU.
 
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan, keberadaan ketiganya terlacak saat para pelaku berniat menjual mobil Toyota Altis milik korban di Grobogan, Jawa Tengah.

Baca: Polisi Bekuk Tiga Pelaku Pembunuhan Pasutri di Benhil

"Kebetulan pelaku mengambil KTP, STNK, dan BPKB mobil korban. Sampai di Grobogan, tersangka menawarkan mobil itu kepada seseorang," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis 14 September 2017.
 
Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menjelaskan, calon pembeli mobil Altis tersebut mengecek keaslian surat-surat kendaraan ke Polres Grobogan. Mobil dinyatakan tak bermasalah dan tidak dicurigai sebagai hasil curian.
 
Namun, informasi adanya perampokan di rumah korban di Jalan Pengairan, Tanah Abang, Jakarta Pusat sudah sampai ke Polres Grobogan. Alhasil, mobil yang sudah diketahui milik korban perampokan itu ditahan dan menjadi petunjuk utama.

Baca: Pembunuh Pasutri di Benhil Bawa Kabur Barang Senilai Rp1 Miliar

"Kita bisa mendapatkan barang bukti mobil itu. Mobil belum dibayar ya, rencananya baru mau dibayar besok harinya Rp120 juta," kata Argo.
 
Berbekal informasi tersebut, polisi menangkap ketiganya saat sedang karaoke di hotel kawasan Grobogan, Jawa Tengah, Selasa 12 September 2017 malam. AZ, salah satu pelaku ditembak mati karena mencoba melarikan diri dengan melawan petugas saat akan ditangkap.

(FZN )