Fadli Klaim Sekjen Gerindra Paham soal Surat Novanto

M Rodhi Aulia | 14 September 2017 12:29
 Wakil Ketua DPR Fadli Zon - MTVN/Husen Miftahudin,
Wakil Ketua DPR Fadli Zon - MTVN/Husen Miftahudin,
Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku sudah menjelaskan perihal penekenan surat penundaan penyidikan Ketua DPR Setya Novanto. Fadli sudah menjelaskan pada Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

"Setelah saya jelaskan, enggak ada masalah kok. Saya sudah bicara dengan pak Ahmad Muzani. Saya sampaikan tidak masalah," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Fadli yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menuturkan, protes Muzani lantaran ia belum sempat menjelaskan langsung. Fadli baru menjelaskan ke awak media.

"Sewaktu komentar (ke media), itu belum ada penjelasan," ucap dia.

Sebelumnya, Muzani memprotes surat yang diteken Fadli. Menurut dia, pimpinan dewan telah melampaui kewenangannya. 

(Baca juga: Surat Permintaan Penundaan Penyidikan hanya Meneruskan Aspirasi Novanto)

Pasalnya pimpinan dewan itu sekadar corong atau perpanjangan mulut anggota dewan lainnya dan surat itu harus dibahas di Bamus terlebih dahulu.

"Proses hukum ini ditangani oleh lembaga independen namanya KPK. Jadi menurut saya hormati keputusan hukum KPK untuk melakukan proses ini," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 13 September 2017.

Ketua Fraksi Gerindra ini juga menegaskan surat tersebut bisa berdampak negatif kepada DPR. Yaitu ada kesan intervensi proses hukum dari dewan. 

"Jadi pimpinan DPR harus menghormati proses ini bahwa surat itu ditandatangani oleh Fadli Zon sama saja. Mau Fadli Zon mau siapa saja, menurut saya itu melampui kewenangan pimpinan DPR. Tentu saya harus konfirmasi ke pak Fadli bagaimana sebenarnya," tandas dia.

(REN )