Presiden Meresmikan Gedung Layanan Perpusnas

Achmad Zulfikar Fazli | 14 September 2017 12:14
Peresmian Perpusna oleh Presiden Joko Widodo - MTVN/Achmad Zulfikar Fazli,
Peresmian Perpusna oleh Presiden Joko Widodo - MTVN/Achmad Zulfikar Fazli,
Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo meresmikan gedung Pelayanan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Perpusnas bakal terintegrasi dengan jaringan perpustakaan di seluruh Indonesia.

"Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim, saya resmikan gedung pelayanan perpustakaan nasional yang baru," kata Presiden di lokasi, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Peresmian ditandai dengan pemencetan tombol sirene dan penandatanganan prasasti. Dalam peresmian ini, Presiden didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menristek Dikti M. Nasir, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Kepala Perpustakaan Nasional RI Muh. Syarif Bando.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengingatkan kepada Perpusnas untuk tidak cepat puas. Ia ingin Perpusnas terus memantau perkembangan digital di dunia. Sebab, setiap saat destruktif inovation selalu berkembang dan berubah.

"Perhatikan dan pelajari bagaimana orang mengonsumsi buku, mengonsumsi tulisan. Lalu sesuaikan dengan trend yang ada," pungkas dia.

Gedung Perpusnas berdiri di atas lahan seluas 11.975 meter persegi dengan luas bangunan 50.917 meter persegi. Gedung ini memiliki tinggi 126,3 meter dengan 27 lantai. Bangunan Perpusnas dirancang dengan konsep green building.

Pembangunan gedung menggunakan anggaran multi years tahun 2013-2016, yang menelan biaya Rp465.207.300.000.

Gedung ini memiliki berbagai fasilitas, antara lain ruang layanan keanggotaan perpustakaan nasional, ruang teater, ruang zona promosi budaya baca, data center, layanan anak, lansia dan disabilitas, layanan koleksi buku langka hingga layanan multimedia.

(REN )