Polisi Mengantongi Hasil Analisis Transaksi Asma Dewi

Arga sumantri | 13 September 2017 18:30
Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul/MTVN/Lukman Diah Sari
Kabag Penum Polri Kombes Martinus Sitompul/MTVN/Lukman Diah Sari
Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi telah mengantongi laporan hasil analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait aliran uang Asma Dewi ke kelompok Saracen. Laporan diserahkan PPATK, siang tadi.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, penyidik masih menganalisis laporan PPATK. Penyidik akan membandingkan temuan dengan fakta lain yang didapat dari rekam jejak digital.

"Ini terkait 14 rekening. Pokoknya sudah ada yang diserahkan kembali LHA nya," kata Martinus di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 13 September 2017.

Martinus belum bisa menjelaskan rinci poin apa saja yang ada dalam hasil analisis PPATK. Termasuk rincian aliran uang Asma Dewi.

"Penyidik masih buka, masih baca-baca," ucap Martinus.

Lewat laporan hasil penelusuran PPATK itu, kata Martinus, polisi memastikan bakal mengetahui ke mana saja duit Asma Dewi mengalir. Tim penyidik juga bakal mengusut orang-orang yang berkomunikasi dengan Asma Dewi.

"Ya nanti kan dilihat, (uang) Asma Dewi mengalir ke mana," ucap dia.

Asma Dewi ditangkap atas dugaan keterkaitan dengan kelompok penebar ujaran kebencian, Saracen. Polisi mengendus ada aliran uang Rp75 juta dari Asma Dewi ke kelompok penyebar ujaran kebencian itu. (OJE )