Husni Zarkasih Dikenal Religius

Nur Azizah | 13 September 2017 12:14
Kediaman Husni Zakarsih dan Zakiyah Masrur. Foto: Metrotvnews.com/Nur Azizah
Kediaman Husni Zakarsih dan Zakiyah Masrur. Foto: Metrotvnews.com/Nur Azizah
Metrotvnews.com, Jakarta: Korban pembunuhan sepasang suami istri Husni Zarkasih dan Zakiyah Masrur terkenal sebagai sosok agamais. Saban hari, Husni rajin memimpin salat di Musala al-Ma'ruf, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Dia juga didapuk sebagai ketua musala di lingkungan rumahnya. Tak hanya itu, Husni juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Al-Azhar, Jakarta Selatan.

"Dia memang ustad. Suka ceramah di sini. Dosen juga," kata Mirah, salah satu tetangga Husni kepada Metrotvnews.com, Jakarta Pusat, Rabu, 13 September 2017.

Tak hanya itu, pria berusia 57 tahun ini juga aktif dalam kegiatan keagamaan di universitas tempatnya bekerja. Menurut Mirah, Husni memiliki pondok pesantren di kawasan Parung, Bogor.

Kendati kaya raya, Husni tetap rendah hati. Dia selalu menyisihkan uangnya untuk kegiatan lingkungan rumahnya.

"Walaupun kaya dia enggak suka pamer. Suka kasih sumbangan kalo ada kegiatan apa pun," ungkapnya.

Baca: Pembunuh Pasutri Asal Tanah Abang Diringkus di Jawa Tengah

Kesederhanaan Husni menular kepada istrinya, Zakiyah Masrur. Zakiyah dikenal sebagai sosok yang ramah. Wanita berusia 52 tahun selalu bertegur sapa setiap kali berpapasan dengan tetangga.

"Setiap pagi tuh suka siram tanaman bareng di situ, suka ngobrol dan bercanda. Suka bergaul sama tetangga," kata dia.

Jasad suami istri Husni Zarkasih dan Zakiyah Masrur ditemukan di Sungai Klawing, Plumbungan, Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin, 11 September 2017. Sebelum meninggal, kedua korban sempat dianiaya di rumahnya, Jalan Pengairan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (UWA )