Bos Samsung Tunjukkan Indikasi Smartphone Lipat Hadir 2018

Lufthi Anggraeni | 12 September 2017 17:47
Eksekutif pada divisi mobile, Koh Ding-jin menyebut Samsung akan luncurkan ponsel lipat pada 2018.
Eksekutif pada divisi mobile, Koh Ding-jin menyebut Samsung akan luncurkan ponsel lipat pada 2018.
Metrotvnews.com: Jelang penyelenggaraan acara peluncuran smartphone baru Apple, Samsung mengumumkan terkait perangkat baru yang akan diluncurkannya pada tahun 2018 mendatang. Salah satu eksekutif pada divisi mobile, Koh Ding-jin menyebut Samsung akan meluncurkan smartphone lipat unggulan pada tahun depan.

Menurut Phone Arena, Samsung mengaku telah mengembangkan perangkat ini selama beberapa waktu, diperkirakan sebagai langkah lanjutan dari layar AMOLED fleksibel berukuran 4,5 inci yang diperkenalkannya di ajang CES pada tahun 2011 lalu.

Informasi tersebut diumumkan Samsung pada konferensi pers yang diselenggarakan untuk memamerkan phablet terbarunya, yaitu Galaxy Note 8, di negara asalnya, Korea Selatan. Sementara itu, jumlah pemesanan phablet tersebut melalui program pre-order di Korea Selatan dan Amerika Serikat mencatatkan rekor baru dalam sejarah pre-order Samsung.

Sebelum peluncuran resminya di Korea Selatan tersebut, Samsung Galaxy Note 8 dilaporkan telah dipesan sebanyak 650 ribu unit melalui program pre-order. Hal ini dinilai mengagumkan mengingat Galaxy Note 8 ditawarkan dengan harga tinggi, yaitu sebesar KRW1,1 juta atau setara dengan USD969 (Rp12,8 juta), dan seharga USD930 (Rp12,3 juta) di Amerika Serikat.

Smartphone lipat Samsung akan dilengkapi dengan layar berkemampuan ditekuk, dan diprediksikan analis akan menghadapi kesulitan dalam proses produksi massal jika hadir dengan spesifikasi tinggi dan dimensi tipis. Rencana Samsung menghadirkan ponsel lipat telah menjadi pembicaraan, namun baru kali ini Samsung bersedia berbagi informasi terkait waktu kehadirannya.

Koh juga menyebut bahwa divisi speaker Harman tengah berupaya untuk mengembangkan speaker dengan dukungan kecerdasan buatan (AI), memungkinkan pengguna memberikan perintah via suara untuk mengakses musik dan menangani tugas lain.

Speaker tersebut merupakan speaker yang sama yang dibahas sejumlah media dan diklaim mampu bersaing dengan Amazon Echo, Google Home, Microsoft Invoke the Apple HomePod dan speaker cerdas yang akan diluncurkan Sony pada bulan Oktober mendatang. (MMI )