Sinar Biru Gawai Mampu Merusak Saraf Mata

| 12 September 2017 16:18
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock)
Ilustrasi. (Foto: Thinkstock)
Metrotvnews.com, Jakarta: Di era serba teknologi, penggunaan gawai sudah seperti makanan sehari-hari. Bahkan anak-anak hingga balita yang belum cukup usia sudah kenal dengan beragam jenis gawai dan isi di dalamnya.

Bagi para orang tua, mungkin pemberian gawai bertujuan agar waktu istirahat atau pekerjaan mereka tak terganggu. Namun, hati-hati, anak-anak yang menggunakan gawai terlalu sering berpotensi mengalami gangguan kesehatan pada mata.

"Sinar biru pada gadget yang terlalu lama bisa menyebabkan kerusakan pada saraf mata. Beberapa penelitan menyebut dapat memicu progresitas miop, walaupun bukan faktor utama. Yang paling penting lagi postur melihat gadget dapat membuat mata menjadi mudah lelah," ujar Dokter Spesialis Mata Artha Latief, dalam Newsline, Selasa 12 September 2017.

Anak-anak terutama yang belum berusia dua tahun masih mengalami beragam tahap tumbuh kembang, termasuk kemampuan melihat dan perkembangan mata secara fisik. Karenanya, sejumlah dokter mata anak di Amerika Serikat menyarankan agar anak di bawah usia dua tahun tidak terlalu sering disandingkan dengan televisi atau gawai.

"Hindari nonton TV sebelum usia 2 tahun, gadget juga. Karena pada usia 2 tahun mereka masih belajar 3 dimensi, TV atau gadget itu hanya 3 dimensi semu," katanya.

Selain menghindari menatap layar terlalu lama, Artha juga menyarankan agar orang tua mampu menyeimbangkan pemberian gadget dengan aktivitas di luar dan permainan interaksi. Selain merusak mata, Anak yang terlanjur kecanduan gadget akan sulit bersosialiasi.

"Saya mengerti orang tua sekarang pekerjaannya berat dan lain-lain. Pemberian gadget boleh saja tapi ingat harus ada batasan, harus ada interaksi sosial baik antara anak sebaya atau dengan yang lebih tua untuk melatih psikososialnya," jelas Artha.

(MEL )