Ruas Tol Jombang-Mojokerto Resmi Beroperasi

Ekawan Raharja | 12 September 2017 14:49
Presiden Joko Widodo meresmikan ruas tol Jombang-Mojokerto. Astra
Presiden Joko Widodo meresmikan ruas tol Jombang-Mojokerto. Astra
Metrotvnews.com, Jombang: Ruas tol Jombang-Mojokerto kini sudah mulai bisa digunakan sepenuhnya. Proyek tol Jombang-Mojokerto merupakan salah satu dari sekian ruas jalan bebas hambatan yang termasuk ke dalam proyek tol trans Jawa.

Kini tol Jombang-Mojokerto terbentang sepanjang 40,5 kilometer (km) dan terbagi atas empat seksi. Sebelumnya seksi satu sudah beroperasi sejak 2014 dengan jarak 14,7 km.

Secara keseluruhan, ruas tol Jombang-Mojokerto memiliki 4 gerbang tol, yakni gerbang tol Jombang, gerbang tol Bandar, gerbang tol Mojokerto Barat, dan gerbang tol Mojokerto. Infrastuktur pun juga sudah dipersiapkan untuk mengamankan dan memperlancar arus kendaraan yang melintas di tol milik Astra Group tersebut.

Pembangunan tol ini menggunakan metode pembangunan yang ramah lingkungan. Konstruksi Jembatan Brantas menggunakan metode Balanced Cantilever yang berarti konstruksi tersebut dapat mengurangi jumlah pilar jembatan di tengah sungai, sehingga luasan penampang basah Sungai Brantas tidak terganggu.

Kemudian jalan bebas hambatan ini juga dilengkapi dengan pemasangan wire rope di median jalan tol untuk menambah faktor keselamatan pengguna kendaraan. Sehingga jika terjadi kecelakaan, wire rope tidak hanya menahan tetapi juga mengurangi dampak benturan.

Sebagai bagian dari keselamatan berkendara, operator PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) juga sudah mempersiapkan layanan siap siaga 24 jam. Layanan ini terdiri 3 unit layanan jalan tol, 4 unit derek, 2 unit ambulance dan 1 unit rescue.

Peresmian tol Jombang-Mojokerto langsung dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M Basoeki Hadimoeljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan jajaran Direksi Astra International. Pria nomor satu di Indonesia tersebut berujar tol ini diharapkan dapat membantu perekonomian Indonesia, khususnya di daerah Jawa Timur.

"Pembangunan infrastruktur seperti jalan tol adalah hal yang fundamental untuk bersaing dengan negara lain. Kalau tidak segera dibangun, biaya menjadi mahal dan kita kalah bersaing dengan negara lain. PT Marga Harjaya Infrastruktur merupakan bukti swasta turut berperan dalam pembangunan infrastrukur," tutur Joko Widodo seperti keterangan resminya.

Sebagai salah satu proyek strategis nasional dan bagian dari Tol Trans Jawa, ruas jalan tol ini diharapkan dapat menjadi jalur alternatif mengurai kepadatan lalu lintas di beberapa titik seperti di by pass Mojokerto (simpang empat Mertex hingga simpang lima Kenanten) dan pertigaan Mengkreng yang merupakan tempat pertemuan jalur dari 3 wilayah (Nganjuk, Kediri dan Jombang).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak , Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah serta masyarakat Jombang Mojokerto, yang telah mendukung penyelesaian pembangunan tol Jombang-Mojokerto.” ujar Presiden Direktur PT MHI Wiwiek D. Santoso. (UDA )