BCA Bebaskan Biaya Tarik Tunai ATM hingga 11 September

Angga Bratadharma | 11 September 2017 09:30
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (MI/IMMANUEL ANTONIUS)
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (MI/IMMANUEL ANTONIUS)
Metrotvnews.com, Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menyebut pihaknya mendapat dukungan penuh dari Telkom, Rintis, Primacom, dan I Forte terkait terganggunya mesin ATM akibat anomalinya satelit Telkom beberapa waktu yang lalu. Demi pelayanan, BCA akan membebaskan biaya tarik tunai ATM hingga 11 September 2017.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, dalam proses repointing atau redirecting dan di tengah kendala di lapangan yang terjadi antara lain untuk men-direct ke satelit baru bisa terhalang dengan gedung atau pohon sehingga harus menggeser letak posisi antena per lokasi dan kondisi ini membutuhkan waktu dan tenaga yang melelahkan.

"Maka tidak heran semua tim telah bekerja dengan maksimal dan sangat melelahkan. Namun, meski secara telekomunikasi dapat kami simpulkan telah dapat diselesaikan dengan baik, tetapi setelah ATM tersambung masih perlu dilakukan beberapa hal teknis," kata Jahja, dalam pesan elektroniknya, Senin 11 September 2017.

Adapun beberapa hal teknis yang dimaksudkan Jahja yakni ATM yang mati dan dikosongkan untuk keamanan maka harus diisi kembali dan masih masih ada beberapa mesin ATM yang belum berfungsi maksimal. Akan tetapi, BCA terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

"Sebab itu kami putuskan untuk tetap membebaskan biaya tarik tunai antarbank sehari lagi yaitu sampai dengan 11 September dengan cara tetap dipotong biaya saat transaksi namun akhir bulan akan dikembalikan ke rek nasabah. Kami harap nasabah tidak kecewa dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Jahja.

Di sisi lain, sebagai wujud komitmen memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, pada Minggu 10 September 2017, pukul 20.00 WIB, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah berhasil menyelesaikan pemulihan konektivitas sebanyak 14.689 sites dari total 15.019 sites layanan pelanggan Satelit Telkom 1.

Sehingga sebanyak 98 persen layanan konektivitas pelanggan telah berfungsi normal dan Telkom optimis akan tuntas 100 persen. Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini.

"Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa upaya kami dalam memulihkan seluruh layanan pelanggan yang terkena dampak anomali Satelit Telkom 1 sesuai dengan komitmen. Kami optimis malam ini seluruh konektivitas site dapat kembali pulih," ungkap Alex, Minggu 10 September 2017.

Alex melanjutkan, service recovery ini berhasil dituntaskan berkat dukungan dari berbagai pihak. "Atas nama Manajemen Telkom, saya ucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kementrian BUMN RI, Kementrian Kominfo RI, BRTI, Bank Indonesia, OJK, YLKI, para pelanggan dan mitra bisnis, rekan-rekan media serta masyarakat Indonesia," pungkasnya. (ABD )