Bandara Adisutjipto Siapkan Aplikasi untuk Pelanggan

Ahmad Mustaqim | 19 Juni 2017 20:01
General Manager Bandara Adisutjipto PT Angkasa Pura I Agus Pandu Purnama -- MTVN/Ahmad Mustaqim
General Manager Bandara Adisutjipto PT Angkasa Pura I Agus Pandu Purnama -- MTVN/Ahmad Mustaqim
Metrotvnews.com, Yogyakarta: Otoritas Bandara Adisutjipto Yogyakarta menyiapkan aplikasi pemesanan kendaraan bagi pengguna jasa penerbangan. Aplikasi tersebut berupa layar sentuh yang dipasang di counter bandara.

"Ada di lima counter. Beberapa minggu bisa selesai," kata General Manager Bandara Adisutjipto PT Angkasa Pura I Agus Pandu Purnama di kantornya, Senin 19 Juni 2017.

Agus mengatakan, pembuatan aplikasi bertujuan mencegah konflik antara kendaraan resmi dengan taksi online. Ia merujuk pada peristiwa sopir taksi online yang ditelanjangi sopir taksi lain akibat berebut penumpang pada Minggu malam, 18 Juni 2017.

(Baca: Sopir Taksi Online Ditelanjangi di Bandara Adisutjipto)

Menurut Agus, hari ini pihaknya menggelar pertemuan dengan pengelola taksi dan pengusaha sewa mobil yang bekerja sama dengan Bandara Adisutjipto. Jajaran Landasan Udara Adisutjipto dan petugas keamanan juga dilibatkan, agar tidak bertindak di luar ketentuan.

"Empat perusahaan rent car dan satu perusahaan taksi di bandara memiliki sekitar 400 hingga 600 unit mobil. Saya kira ini cukup untuk membawa penumpang dari bandara," ucap Agus.

Agus menambahkan, harga yang dipatok perusahaan sewa mobil maupun taksi di Bandara Adisutjipto memang lebih tinggi dibanding taksi online. Namun, kendaraan itu memberikan pelayanan yang baik, menjamin keselamatan, dan operasional kendaraan berizin.

"Kami tidak akan mengizinkan taksi online di bandara. Kami juga menyesalkan dan minta maaf atas kejadian di luar kendali terhadap sopir taksi online," tuturnya.

Sebelumnya, seorang sopir taksi online ditelanjangi dengan hanya mengenakan celana pendek di pintu masuk-keluar penumpang Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada Minggu malam, 18 Juni 2018. Sopir taksi online yang kemudian diketahui berinisial F itu ternyata tak memiliki surat kendaraan lengkap. (NIN )