Digital Branding Jadi Cara Ampuh Tingkatkan Pendapatan

Husen Miftahudin | 03 Oktober 2016 03:52
Illustrasi. ANTARA FOTO/Moch Asim.
Illustrasi. ANTARA FOTO/Moch Asim.
Metrotvnews.com, Jakarta: Tren digitalisasi yang tengah menggurita membuat perilaku publik lebih condong pada merek dagang yang memasarkannya lewat dunia daring seperti mesin pencarian hingga media sosial.

Direktur lembaga riset dan bisnis TRAS N CO Research, Tri Raharjo megungkapkan, sikap adaptif terhadap tren perilaku konsumen yang serba digital membuat merek-merek di Indonesia harus melek digital branding agar bisa tetap survive di era perubahan digital.

"Tren perubahan ini menjadi fenomena yang wajib ditangkap secara serius oleh pengelola brand untuk tetap dapat meng-grab calon konsumen melalui media digital atau internet untuk genjot revenue perusahaan," ujar Tri dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (2/10/2016).

Menurut dia, keseriusan dan kecepatan brand membidik konsumen lewat online, berdasar hasil risetnya, ternyata wajib dilakukan.

"Dalam riset ini kami mendasarkan pada tiga parameter yaitu, search enggine based (45%), social media based (45%), dan website base (10%)," jelas dia.

Riset yang menjadi dasar untuk Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2016 dalam segala kategori ini, merupakan suara netizen dalam mencari, membicarakan dan simbol kepercayaan dalam memilih merek atau produk.

Untuk itu, riset ini menyarankan agar brand-brand di Indonesia untuk semaki intens dan serius dalam melakukan digital branding.

"Sehingga bisa menjadi pilihan konsumen dan populer di dunia internet atau di mata para netizen," papar Tri.

Survei Digital Popular Brand ini dilakukan dari Mei hingga Juli 2016. Jumlah brand yang disurvei sebanyak 1.526 merek san 230 kategori dengan metodologi internet based survey.

Ada dua kriteria dari hasil riset ini yang menjadi acuan. Pertama, merek-merek yang memperoleh nilai populer minimal 1.000 google search dan mininal final index sebesar 10 persen. Dan kedua, merek-merek yang menurut hasil survei berada dalam tiga peringkat teratas pada kategori produk bisnisnya. (SAW )